MASIGNCLEAN103

Kenapa Harus "Haram"?

Pernahkah kita mendapatkan SMS atau sejenisnya yang mengajak pada kita untuk tidak memakai atau berurusan dengan suatu hal yang dinilai sebagai musuh orang Islam, semisal "jangan menggunakan facebook" karena disinyalir saham facebook digunakan untuk mendanai upaya pemecah Islam oleh orang-orang non-Islam, dan masih banyak lagi larangan-larangan lainnya berdasarkan pada alaasan bahwa mereka adalah musuh Islam.
Kita memang tidak bisa memungkiri bahwa upaya-upaya dalam rangka melemahkan Islam sangatlah gencar dilakukan oleh orang-orang Barat (baca: orientalis) melalui berbagai cara termasuk media-media yang ada. Tapi apakah sikap kita terhadap fenomena ini lantas mengharamkan apa-apa yang berbau Barat? Mengharamkan facebook, mengharamkan televisi karena alasan acara-acara yang ada di dalamnya kebanyakan berbau maksiat dan lain sebagainya. Apa seperti itu sikap seorang Muslim yang bijak?
Kemajuan teknologi saat ini amatlah pesat, dan sangatlah mustahil bagi kita untuk menghindari kemajuan ini. Kita nampaknya tidak bisa dan memang bisa dipastikan tidak akan bisa menekan laju kemajuan teknologi ini.
Sebenarnya, kemajuan teknologi saat ini dapat kita - sebagai orang Islam - gunakan untuk melakukan dakwah. Seharusnya ada pertanyaan besar di dalam diri setiap orang Islam. Orang-orang non-Islam yang memusuhi Islam saja bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjatuhkan Islam, kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama dalam arti bukan membalas mereka dengan menjelek-jelekkan, melainkan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menampakkan keindahan serta keanggunan Islam. Ambil contoh dengan adanya facebook, tak usahlah kita memperdulikan siapa dan beragama apa orang yang membuat facebook dan tak perlulah kita membesar-besarkan hal ini, seharusnya kita bisa melihat potensi dakwah melalui facebook ini sebagai sarana baru untuk melihatkan pada dunia bahwa Islam itu indah. Bukan malah mengharam-haramkannya.
Kalau kita mempermasalahkan siapa pencipta facebook, kemudian apa agamanya, digunakan untuk apa sahamnya, apakah digunakan untuk menghancurkan Islam, dsb. Tak perlulah kita terlalu jauh berpikir ke belakang, tapi berpikir jauh ke depan. Bagaimana agar facebook ini dapat kita manfaatkan untuk berdakwah, menyebarkan kedamaian, kerukunan, dan kebersamaan. Bukan untuk ajang saling jatuh menjatuhkan satu sama lain.
Atau jika memang sebagian ada yang tetap kurang setuju dengan hal di atas karena memang meyakini semua yang berbau Barat itu buruk, maka seharusnya tidak hanya berkoar-koar saja. Minimalkan menciptakan facebook tandingan yang Made In Muslim. Jika memang tidak bisa ya sudahlah, yang sudah ada saja dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Sedikit menyitir hadist Nabi SAW., beliau bersabda: "Lihatlah apa yang dikatakan, dan janganlah melihat orang yang mengatakan". Jika ditarik ke dalam konteks produk, maka bisa saja kita qiyaskan pada "Lihatlah apa yang dibuat, dan janganlah melihat siapa yang membuat".
Wallaahu A'lam
Share This :
Zacky Muzakkil

Pergi adalah keniscayaan, tapi "dilupakan" atau "melupakan" adalah pilihan. Dan menulis adalah cara terbaik untuk membuat diri kita tak terlupakan oleh waktu.