MASIGNCLEAN103

Kendali CINTA


Bagi yang saat ini sedang dibuai indahnya cinta, tentu akan mengatakan “Oh cinta, betapa hadirmu telah membuat hari-hariku penuh dengan kebahagiaan”. Akan tetapi, bagi yang saat ini sedang terluka karena cinta, ia akan berkata “cinta… kenapa hadirmu hanya membawa luka yang perih dan menyayat hati”. Bagi yang sedang dalam kegalauan akan seseorang yang dicintai akan mengatakan “apakah di sana kau merindukan aku seperti aku yang merindukanmu. Aku ingin bertemu bersenda gurau denganmu dan melihat senyummu, tapi entah mengapa lidahku selalu kaku tiap aku memandang manis senyummu”. Bagi yang belum pernah merasakan cinta, kemudian melihat orang yang sedang dimabuk cinta akan mengatakan “cinta itu aneh ya”.
Selain itu, tentu masih ada banyak lagi ekspresi-ekspresi cinta yang lainnya. Jadi, kesimpulannya apa? Kesimpulannya adalah cinta itu tergantung pada perasaan tiap-tiap individu. Bagaimana mungkin kita menyalahkan orang yang sedang dibuai indahnya cinta, jika pada kenyataannya cinta telah merubah hidupnya menjadi penuh tawa. Sebaliknya, kita juga tidak bisa menyalahkan siapa saja yang saat ini sedang tersakiti oleh cinta, karena memang pada kenyataannya sebelum ia mengenal cinta, tak pernah setetespun air mata membasahi pipi. Tapi, setelah mengenal cinta, hampir tiap hari ia belanja tisu.
Selama kita bernafas, kita tak akan mampu lepas dari sesuatu yang bernama “cinta”. Tak pandang itu adalah anak SD, SMP, SMA, mahasiswa, guru, dosen, dan lain sebagainya pasti akan selalu diliputi cinta. Tapi, seperti yang telah diungkapkan, terkadang cinta itu bisa membuat kita bahagia, terkadang sedih pun juga bisa menemani kita karena ajakan dari cinta. Jadi, mengenal dan berteman dengan cinta itu oke-oke saja, asalkan kita harus bisa membuat cinta itu memberikan kebahagiaan pada kita, bukan kesedihan. Meskipun kita tidak tahu kapan dan dengan siapa kita akan jatuh cinta, yang terpenting adalah kita tetap harus  berhati-hati dengan efek dari cinta yang merugikan baik diri sendiri atau orang lain. Selain itu, yang tak kalah penting adalah kendalikan cinta yang kita miliki, dan jangan sampai cinta yang mengendalikan kita. Meskipun cinta itu di hati, tapi jangan lupa bahwa kita juga punya akal untuk berpikir. []
Share This :
Zacky Muzakkil

Pergi adalah keniscayaan, tapi "dilupakan" atau "melupakan" adalah pilihan. Dan menulis adalah cara terbaik untuk membuat diri kita tak terlupakan oleh waktu.