MASIGNCLEAN103

Ekspresikan Cinta Loe............


Berbicara tentang CINTA memang tidak akan ada habisnya, apalagi bagi para remaja yang memang lagi gandrung-gandrungnya dengan yang dinamakan cinta.
Manusia memang terlahir karena cinta. Cinta Allah SWT., cinta kedua orang tua (cinta ibu dan bapak). Islam juga menyebutkan bahwa salah satu fitrah yang dimiliki manusia adalah Cinta. Baik penulis atau pun pembaca pastinya pernah merasakan  cinta. Minimal Cinta kepada sang Khaliq dan kecintaan kepada orang tua. Tapi bukan itu yang akan dibahas di sini, melainkan cinta sang pecinta-pecinta muda, atau istilah kerennya cinta dua sejoli.
Cinta adalah sebuah aksi/ kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Cinta itu memang fantastis, ada yang rela mengorbankan hartanya demi cinta, rela mengorbankan karirnya demi cinta, rela mengorbankan jiwanya demi cinta, bahkan ada pula yang rela mengorbankan jiwa raganya demi cinta.
“Cinta itu tak harus memiliki” adalah istilah yang tak asing lagi di kalangan muda-mudi, apalagi yang sedang dihinggapi perasaan cinta, terlebih lagi yang cinta bertepuk sebelah tangan. Menurut penulis, istilah itu hanyalah ungkapan kekecewaan yang sangat mendalam, kekecewaan yang sebenarnya tak ingin dirasakan. Yang namanya cinta itu ya harus memiliki, kalau tak dapat memiliki ya tak usah berbicara tentang cinta. Gimana? setuju dengan pendapatku tidak? Jika setuju silahkan diteruskan membacanya. Jika tidak, silahkan dibaca selanjutnya, siapa tahu nanti kalian berubah pikiran.
Cinta itu bukan kepasrahan, tapi perjuangan. Perjuangan untuk mendapatkan sang pujaan, perjuangan untuk membahagiakan sang kekasih. Coba kita lihat yang lagi pada dihinggapi Cinta, berbagai cara dilakukan hanya untuk melihat si doi bahagia, hanya untuk melihat senyum si doi . cinta itu memang perjuangan guys. Nah, kalau memang demikian, pemakaian istilah “cinta tak harus memiliki” itu bukanlah perjuangan, tapi kepasrahan akan nasib. “Tunjukin aksi looooooooo…!!!”
Nyanyi dulu aaaah, jika pembaca ingin ikut nyanyi juga boleh…. Ehm ehm…..
“ Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan
Jiwaku berbisik lirih
Ku harus milikimu

Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta... kepadaku
Beri sedikit waktu biar cinta datang
Karena telah terbiasa.”
Kenal dengan lirik lagu di atas kan? Risalah hati yang dinyanyiin Dewa 19. Nah, lagu itu mengobarkan semangat untuk memperjuangkan cinta, bukan memasrahkan cinta. Di Jawa ada istilah “Withing Tresno Jalaran Soko Kulino”. Jadi, cinta itu memang bisa dating dari kebiasaan. Biasa itu bisa dalam segala hal, biasa bermain bersama, belajar bersama, makan bersama, dan bersama-sama yang lainnya, meskipun tidak semua seperti itu. Karena setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menumbuhkan rasa cinta. Ada yang merasakan “Cinta pada pandangan pertama”, ada juga “cinta jalaran kulino”, “cinta karena terpaksa”, dan lain-lain. Tapi guys,,,, jika perjuangan kita tak membuahkan hasil, jangan menyesali semua itu. 
Ketika kita mencintai seseorang, ada perasaan dimana semuanya menjadi tidak masuk akal. Bagi anda yang pernah dihinggapi rasa cinta, tentu ada saat dimana ketika anda melakukan hal-hal konyol, semisal mengelilingi pagar rumah sang pujaan, tersenyum yang gak jelas ketika membayangkannya, berbasa-basi yang over lebay hanya sekedar untuk mencari perhatiannya, dan lain-lain. Di saat rindu merasuk di jiwa, cukup dengan kita melihat rumahnya saja rindu itu terobati. Bagi orang yang tidak pernah merasakan cinta ini tentu akan menganggap gila orang yang berlaku demikian.
“Cinta itu bisa merubah penjara menjadi istana, bisa merubah hitam menjadi putih, bisa merubah iblis menjadi malaikat”, itulah kekuatan cinta. Karena cinta, semuanya bisa jadi indah, semua bisa jadi menawan, semua bisa jadi mempesona. 
Selain mempesona dan menawan, cinta juga sesuatu yang mengejutkan. Kenapa demikian? Karena perasaan cinta itu selalu datang dengan tiba-tiba. Karena memang Love Is Butterfly. Cinta adalah kupu-kupu yang jika kita kejar, ia akan semakin menjauh, namun jika kita membiarkannya, kupu-kupu itu akan mendatangi kita. Banyak sekali di dunia ini orang yang selalu mengejar-ngejar cinta, tapi ia tak pernah mendapatkannya. Begitu pun sebaliknya, ada yang tak pernah mencoba berpikir untuk mencari cinta, tapi justru mendapatkan cinta yang sejati. Bukankah kedatangan Cinta itu memang mengejutkan?
Selain mempesona, menawan, dan mengejutkan. Cinta juga misterius. Kenapa demikian? Ini berkaitan dengan dua pernyataan yang saling berlawanan dalam menilai cinta. “Cinta itu menyakitkan” bagi mereka yang sedang tersakiti oleh pujaan yang dicintai. Ada juga “Cinta itu indah” bagi para pecinta yang sedang dimabuk indahnya cinta. Misteri cinta terletak pada ending dari kisah cinta itu sendiri. Kita tidak tahu jika cinta yang kita jaga dalam hati ternyata adalah pisau belati yang terbungkus selendang sutra yang suatu saat bisa menusuk dan melukai hati kita. Semuanya tentu ingin happy ending, tapi bukankah kita cuma manusia yang hanya bisa berencana?
Dari kesemuanya itu, ada dua hal yang mungkin – menurut penulis – perlu diingat berkaitan dengan cinta. Pertama adalah “Jangan pernah memendam Cinta”, artinya ketika kita mencintai seseorang, maka ungkapkan. Jika cinta itu terbalas, maka jaga dan rawatlah baik-baik cinta itu. Namun jika bertepuk sebelah tangan, maka lapangkan dada ini untuk menerima ketidak beruntungan kita dalam cinta untuk saat ini. Tapi ingat…..!!! jangan menampilkan ekspresi cinta yang berlebihan, karena bisa jadi si doi bukannya simpati sama kita, tapi malah ilfell dengan kita.
Yang kedua bahwa “Cinta Itu Tak Bisa Dipaksa”. Please Guys…..!!! Doi juga punya hati, dia punya hak nentuin dimana ia harus menambatkan hatinya. Jika kita bukan terpilih jadi pelabuhan bahtera cintanya, maka jangan sampai kita paksa dia. Kalau kita paksa, kemudian dia menilai kita ini sebagai pengganggu, maka jangan harap doi bakal bisa withing tresno sama kita. Alih-alih withing tresno, simpati saja tidak. Biarkan dia tidak memilih kita untuk saat ini, siapa tahu dikemudian hari dia bisa tresno sama kita. Hidup ini masih berproses guys…. Jangan jadiin dia enggan berteman dengan kita gara-gara kita maksa-maksa dia untuk mencintai kita. Jika kita ini biasa jadi pendengarnya yang baik, maka tetaplah jadi pendengar yang baik meskipun setelah doi menolak mentah-mentah.
Jadi, “Ungkapkanlah Cintamu, tapi jangan kau Rampok Cintanya”. Peganglah dada kita masing-masing, kemudian katakanlah dengan optimisme yang tinnggi, “aku mencintaimu bukan karena kau yang membuatku bahagia, tapi aku mencintaimu karena aku ingin memberikan kebahagiaan untukmu."
Share This :
Zacky Muzakkil

Pergi adalah keniscayaan, tapi "dilupakan" atau "melupakan" adalah pilihan. Dan menulis adalah cara terbaik untuk membuat diri kita tak terlupakan oleh waktu.